Kabargembiraindonesia.com
Artikel Ramadan

Meneladani Siti yang Kembalikan BLT-nya

Ramadan, Covid, dan Great Habit (15)

“Pak Bupati, dengan kesadaran dan keikhlasan karena ada warga yang lebih membutuhkan, saya menyerahkan kembali BLT ini kepada pemerintah. Mohon bisa diserahkan kepada yang lebih berhak,” kata Siti Chasanah, warga desa Sirau, Kemrajen Banyumas kepada Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendopo Sipanji kemarin. Bersama Siti, ada 11 warga Sirau lainnya yang mengembalikan Bantuan Langsung Tunai karena corona sebesar Rp 600 ribu itu kepada pemerintah. (Kompas,com).

“Luar biasa. Saya terharu dengan kemuliaan hati Bu Siti dan yang lainnya. Di tengah semua merasa kesulitan gara-gara corona, ada orang yang mau mengembalikan bantuan dengan alasan ada orang yang lebih berhak mendapatkannya. Padahal, mereka juga berhak. Sudah tercatat dan diusulkan oleh Pak Kadesnya. Sungguh luar biasa. Terimakasih sebesar-besarnya. Dan, amanah ibu agar kami menyerahkan ke yang lebih berhak, akan kami junjung tinggi. Sekali lagi terima kasih,” kata Pak Bupati.

Apa Bu Siti dan 11 warga Sirau lainnya tergolong warga berkecukupan? “Tidak mampu-mampu amatlah. Makanya, kami data dan usulkan,” kata Kades Sirau Mualiful Khasan.

Seandainya, banyak warga negeri ini yang seperti Bu Siti, alangkah terbantunya pemimpin negeri. Sayangnya, kadang kita temui, jangankan meneladani Bu Siti, malah ada warga yang tergolong berkecukupan sengaja memiskinkan diri agar dapat berbagai fasilitas dari pemerintah. BLT misalnya, atau beasiswa bidik misi misalnya.

Bu Siti mungkin tidak bergelimang materi, tapi yang jelas sangat kaya hati. Itulah qona’ah. merasa cukup, nerimo. Kata Imam Syafi’i: jika engkau memiliki hati yang selalu qona’ah, maka sesungguhnya engkau sama seperti raja dunia.

Kita sekelas apa? Rebutan harta sampai tidak mempedulikan mana haq dan yang batil, yang halal dan yang haram? Atau sekelas Bu Siti: merasa cukup, qona’ah. Ada reward khusus dari Alloh baginya. “Kami berikan kepadanya kehidupan dan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (An-Nahl 97). Semoga kita terinspirasinya. Dan, meneladaninya. Aamiin.

7 Mei 2020, ba’da Asyar
Oleh: Ali Murtadlo
Presented by: Kabar Gembira Indonesia